mix 1/2sadar

July 13th, 2009

Oh Wanita (Mutiara)

Posted by mixsuperkacau in belief

Wanita adalah sebuah ungkapan lembut bagi para pria. Wanita sudah menjadi tanggungan pria untuk dilindungi mereka. Wanita adalah bagian dari kehidupan pria yang memang di ciptakan dari tulang rusuknya.

…arrijaalu qowwamuuna ‘alannisaa’…

Semenjak kecil, orang tua wanita selalu berusaha sekuat tenaga untuk menjaga sang wanita kecil agar tumbuh dewasa dengan semua kehalusan tingkah laku yang lembut, martabat, dan keanggunannya. Penjagaan mereka lebih ketat dari anak laki-laki. Hal ini disebabkan oleh sesuatu yang harus sangat dijaga dan dihormati dari wanita. Entah apa, yang pasti wanita diperintahkan oleh Allah untuk selalu menjaga kehormatannya.

Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung.(An Nur 31).

Mutiara yang bagus adalah mutiara yang selalu terjaga, terawat, dan ditempatkan pada lokasi yang sangat terlindung dari bahaya pencuri, debu, atau orang-orang yang hanya ingin memegangnya tanpa membelinya. Wanita ibarat mutiara tersebut. Di toko-toko perhiasan, mutiara yang paling, bagus, mahal, dan eksklusif adalah mutiara yang letaknya di balik etalase yang megah. Bukan yang dipajang di pinggir-pinggir jalan yang mudah dipegang orang untuk dilihat-lihat. Begitulah kehidupan seorang muslimah yang sangat sulit dan rumit. Mereka harus ekstra hati-hati untuk melindungi dirinya dari bahaya luar. Bagi kaum feminis yang memperjuangkan jender sejak jaman renaissance dimana semua orang melakukan pemberontakan untuk suatu perubahan termasuk kaum wanita memang sekilas dirasa sangatlah sulit. Hal ini dikarenakan mereka kurang perhatian dengan sebuah rasa ikhlas untuk menjadi muslimah yang baik. Perjuangan yang wanita lakukan berbanding terbalik ketika mereka mendapatkan jaminan yang akan diberikan Allah. Mereka akan mendapatkan sesuatu yang sangat besar. Bahkan Allah hanya memberikan empat syarat yaitu dengan shalat lima waktu, puasa bulan Ramadhan, taat pada suami, atau dengan menjaga kehormatannya.

Sayangnya, pada era madness abad 21 ini. Kapitalisme yang dikuasai dunia non Islam, menjadikan akhlak wanita semakin terkikis. Setidaknya pengaruh tahun demi tahun, sedikit demi sedikit, mereka mengikis akhlak wanita bahkan muslimah khususnya. Lihat saja di televisi yang menuntun kita untuk menjadi wanita yang selalu matre, menjaga fashion yang harus up to date bahkan rela buka-bukaan demi mendapatkan perhatian para pria terutama yang mereka dambakan. Tank top maupun hot pants tak ubahnya kacang yang laris manis di jalanan. Mereka berseliweran tanpa memperhatikan adzab yang akan mereka peroleh nantinya. Tak jarang juga perhiasan-perhiasan mereka di perlihatkan tidaks ebagaimana mestinya karena sebagai simbol akan glamournya mereka (sekaligus pemborosan mereka).

Bagi yang berjilbab pun sudah rawan terjadi ‘penelanjangan’. Mereka sudah berjilbab namun masih ingin dikatakan gaul. –gaul seperti yang tak berjilbab- lebih dari itu nyaris tidak ada perbedaan antara yang berjilbab maupun tidak. Hanya beda selembar kain yang ada di (rambut) kepala mereka. Surat an Nur ayat 31 tadi sudah tak terdengar lagi di rutinitas sehari-hari kebanyakan para muslimah masa kini. Baju muslimah berjilbab sudah semakin mengecil dari tahun-tahun sebelumnya. Semakin ketat dan semakin sempit.

Akhlak muslimah seharusnya bisa menjadi contoh bagi umat muslim lainnya. Sikapnya yang terhormat bisa membuat semua orang segan kepadanya. Lihat saja contoh-contoh muslimah tangguh dan sejati yang pernah muncul di sejarah Islam. Sebut saja Masyitoh, Khadijah, Aisyah, Fatimah dan lainnya. Akhlak muslimah seperti yang dipunyai oleh nama di atas seharusnya ditiru dan dibiasakan oleh wanita-wanita yang ingin ‘mahal’ dihadapan semua orang. Bukan berarti mahal secara materiil, namun mahal secara inner beauty yang tak bisa diwujudkan oleh kosmetik mutakhir manapun. Bukan yang gaunnya atau kosmetik paling mahal dan anggun (atau bisa dibilang terbuka). Bukan yang jual mahal terhadap laki-laki (khusus kepada laki-laki yang pas-pasan mukanya, dompetnya, atau kendaraannya). Dan masih banyak lagi harga mahal semu yang di animokan masyarakat modern terhadap bayangan kaum hawa.

Allah sudah menurunkan pedoman bagi manusia. Pedoman yang harus diikuti semua muslim tanpa terkecuali. Kita harus mengacu pada pedoman tersebut di kehidupan sehari-hari. Untuk para muslimah, lebih baik senantiasa memperbaharui akhlaknya. Membuang perilaku buruk dan menghiasi diri dengan perbuatan mulia. Dalam hadist dicontohkan pertanyaan terhadap Rasullah : ”Ya Rasulullah, Fulanah dikenal rajin shalat, puasa dan sering bersedekah, tetapi ia suka menyakiti tetangganya dengan perkataannya.” Nabi SAW bersabda, ”Ia masuk neraka”. Kemudian orang tersebut bertanya lagi, “Ya Rasulullah, bahwa si Fulanah terkenal dengan sedikit shalat dan puasanya dan ia bersedekah sedikit dengan makanannya. Namun ia tidak suka menyakiti tetangganya. Nabi bersabda, “Ia masuk Syurga”.

Sekarang-mari kita lihat kenyataan sekarang, wanita-wanita sekarang sangat senang dengan budaya ’haha hihi’ yang seru dan menurut mereka (kebanyakan ibu-ibu, namun para gadis pun sekarang juga bisa terhanyut di dalamnya) bisa menghilangkan stress. Ngobrol dengan tetangga, teman, maupun komunitas lainnya memang diperbolehkan. Namun sering nampak selipan-selipan obrolan yang tidak seharusnya mereka perbincangkan. Mereka sering menamainya dengan gossip, obyeknya pun beragam, dari artis artis papan atas yang sudah mereka anggap tetangga sendiri, hingga tetangga mereka yang mendadak menjadi artis dalam perbincangan hangat mereka. Kata ibu-ibu sekitar rumah saya, ”ga asik mas kalo ga nggosip”. Dan kata teman-teman perempuan saya di kampus, ”kan kita perhatian”. Tentu saja itu sebuah ungkapan canda saja. Namuntak jarang hasil dari gossip mereka berupa gunjingan yang tak sedap bahkan bisa menyakiti hati pendengarnya. Lalu dimana sisi muslimah yang seharusnya tidak menyakiti sesama dan menjaga mulut mereka. Kembali lagi kita harus berpedoman kepada al Qur’an. Marilah kita sama-sama menjaga kepribadian kita bersama. Akhlak yang baik timbul dari kepribadian yang dibiasakan dari pedoman kita, al Qur’an dan Sunnah, sebagaimana akhlak Rasulullah. Sang wanita harus senantiasa menjaga kehormatannya, dan laki-laki juga harus selalu menghormati wanita. Situasi itu hanya bisa diwujudkan dari akhlak-akhlak yang dianjurkan dalam al Qur’an dan Sunnah. Marilah kita ajak, keluarga kita, teman kita, tetangga, maupun saudara kita untuk kembali pada perintah Nya untuk menjadi mutiara yang paling dijaga.(MIQ)

Bookmark and Share
May 17th, 2009

cahaya hanya iseng belaka

Posted by mixsuperkacau in belief

disco99.jpgLampu warna warni teknologi

Gemerlap malam

Hujan

Hapuskan haus kepuasan

Perempuan, perut, dan nurani

Akankah terseok menemani

Tempat kita berutopia?

Kehidupan sekarang adalah kehidupan yang sudah berproses dari jaman nabi Adam sampai ke jaman yang jauh berbeda dari jaman manusia pertama dalam sejarah. Teknologi sudah semakin canggih dan merambah segala segi kehidupan. Dari menulis, menggambar, sampai bertransportasi sudah menggunakan teknologi-teknologi canggih. Suasana kehidupan pun berubah, lini-lini yang sepele sampai yang rumit sudah diatur dan didesain sedemikian rupa agar senyaman mungkin dengan menggunakan kecanggihan yang telah terevolusi dampak dari Renaissance.

Walaupun masih ada yang masih memegang teguh tuntunan yang dirisalahkan oleh Nabi revolusioner kita rasulullah Muhammad SAW, seakan tergerus waktu, moral manusia tak ayal ikut berubah. Kemunduran moral ini diamini oleh keadaan lingkungan yang membutuhkan pakaian (fashion), tingkah laku (gaya hidup), ataupun otak (cara pandang) yang up to date. Disertai kemampuan fasilitas yang memadai, manusia seakan-akan selalu melakukan apapun untuk memenuhi nafsu kepuasannya sendiri. Kepuasan –duniawi- yang dicari itu tak akan pernah habis dengan adanya inovasi baru, terbaru, dan paling baru. Hanya demi mengejar sesuatu yang mereka pikir ”tidak ketinggalan jaman”. Saling mengejar kebutuhan dunia adalah efek dari penyakit hati, salah satunya adalah iri hati, egoisme, dan lainnya, seakan tak mau kalah dengan dunnia yang gemerlap, maka manusia mengikuti arus yang entah kemana dan apa gunanya.

Masalah di atas menimbulkan paradigma yang salah dalam memandang kehidupan. Apalagi secara agama, nafsu syetan adalah musuh yang harus selalu kita perangi lebih dari musuh-musuh yang lain. Sebagai contoh ketika saya berkenalan dengan seorang teman, suatu hari saya diajak ke rumah teman itu. Ketika pertama kali melihat rumahnya, saya agaknya merasa miris dengan keadaan rumah tersebut. Dinding bambu, lantai tanah, furniture yang mulai jebol dan terlihat lusuh termakan waktu, dan lainnya. Namun setelah masuk rumah tersebut, saya sangat kaget melihat adanya komputer (dengan daya tinggi), Playstation 2, dan yang paling mengejutkan adalah ada seperangkat home theatre disana. Alat-alat canggih bin mutakhir itu Tak bisa dibayangkan ketika saya berada di luar rumah kawan kita tersebut.

Setelah lebih mengenal dia, dia mengaku bahwa alat-alat tersebut dibelikan oleh ibu tirinya. Alasannya adalah gadget tersebut sudah jadi kebutuhan manusia saat ini. Sangat ironis. Dari cerita tersebut, bisa disimpulkan kebutuhan yang dulunya dianggap sebagai kedudukan sekunder, seakan sudah sejajar dengan level kedudukan primer. Bahkan kebutuhan primer pun harus kelihatan seperti sekunder, seperti makan di restoran, ngopi di kafe, maupun ke suatu tempat (untuk mencari ilmu misalnya) dengan naik taksi. Bahkan di sisi lain, tas kresek (tas pembungkus dari plastik) harus bertuliskan merek terkenal atau tulisan merek mall-mall besar agar terlihat lebih bergengsi. Alat komunikasi (hp misalnya) yang dulunya adalah suatu barang mewah, sekarang sudah dipunyai oleh masyarakat dari kelas bawah sekali sekalipun, pemandangan seorang tukang becak membawa hp kini sudah biasa rupanya. Bahkan hp tersebut tidak diminati ketika tidak mempunyai berbagai macam hardware maupun fitur-fitur yang canggih.

Pemuasan nafsu yang terlalu berlebihan ini biasa disebut dengan istilah hedonisme. Hedonisme berasal dari bahasa Yunani yang derivasi katanya; ‘hedon’ (pleasure) dan ‘isme’. Yang diartikan sebagai paradigma berpikir yang menjadikan kesenangan sebagai pusat tindakan (any way of thinking that gives pleasure a central role). Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, hedonisme diartikan sebagai pandangan yang menganggap kesenangan dan kenikmatan materi sebagai tujuan utama dalam hidup (KBBI, edisi ketiga, 2001).

Hal tersebut diatas sangat tidak sesuai dengan konsep sederhana yang dicontohkan oleh rasulullah Muhammad SAW. Beliau sangatlah sederhana dalam setiap hal, berpakaian, tidur, tempat tinggal, makan, dan lain-lain. Budaya hidup yang mubadzir adalah perbuatan akibat dekadensi moral karena masyarakat di dunia sudah termakan iklan-iklan produk yang dihasilkan dari perbuatan kaum kapitalis yang ingin meruntuhkan moral para muslimin. Diisyaratkan oleh Imam Ali as menyebut tiga tanda bagi orang yang berlebihan dalam hal memanfaatkan karunia dan kenikmatan
Allah. Pertama: Memakan apa yang tidak sesuai baginya, kedua mengenakan pakaian yang tidak seharusnya, dan ketiga membeli yang tidak pantas untuk dirinya.

Hedonisme sudah menjalar ke urat nadi manusia yang kurang mampu mempertahankan keimanannya dan meredam nafsu untuk memenuhi kepuasannya. Jika hedonisme tidak bisa dikontrol, maka sedikit demi sedikit akan menggerogoti kualitas moral mereka dan itu akan berdampak pada hisab mereka pada yaumul hisab nanti. Kareba akibat dari berhedonisme ria telah dijelaskan oleh Allah dalam alQur’an dan dianjurkan oleh uswatun hasanah kita nabi Muhammad saw.

Allah SWT dalam ayat 31 surah al A’raaf, mengingatkan manusia untuk tidak berlebihan-lebihan dalam memanfaatkan nikmat Allah SWT: “…Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Dalam sebuah ayat, Orang yang suka memubazirkan nikmat Allah, disebut sebagai saudara syetan. Jelas bahwa mubadzir, berlebih-lebihan, maupun bermewah-mewahan tidak dianjurkan dalam agama islam.

Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis bersabda: Barang siapa yang memakai pakaian dan merasa besar dengan pakaian itu, maka Allah swt akan menyeretnya ke neraka dan dia akan bersama dengan Qarun. Barang yang kita punya, baju yang kita pakai, harta yang mengelilingi kita tidaklah kekal, begitu murka dan tamaknya manusia terhadap apa yang mereka punyai mengakibatkan hedonisme merambah otak mereka. Mereka lebih memilih membeli jubah baru yang mahal daripada melirik saudaranya yang masih kelaparan, mirip dengan Qarun. Dan ancaman yang lain adalah : Andaikata kebenaran itu menuruti hawa nafsu mereka, pasti binasalah langit dan bumi ini, dan semua yang ada di dalamnya. Sebenarnya Kami telah mendatangkan kepada mereka peringatan mereka, tetapi mereka berpaling dari peringatan itu. (QS  al-Mu’minun [23]: 71).

Dapat diketahui bahwa islam tidak mengajarkan untuk berlebih-lebihan, namun islam memberikan konsep zakat dalam ajaran fiqh. Zakat dapat melatih kita untuk saling berbagi dari sikaya terhadap yang miskin. Karena perbuatan hedonismenya, maka terkadang keharusan untuk berzakat maupun shodaqoh terlalaikan. Sehingga kemiskinan pun tak dapat terkurangi. Persaingan tidak sehat juga terjadi. Maisng-masin berlomba-lomba untuk bermewah-mewahan, tak mau kalah, padahal mereka bukan kapasitasnya dalam bermewah-mewahan.

Oleh karena itu, hedonisme besar-besaran ini harus segera diberantas. Ingatlah pada karunia Allah yang selalu melimpah, jangan sekali-kali memubadzirkan nikmat yang telah diberi oleh Allah. Ingat juga bahwa harta kita juga termasuk didalamnya harta orang fakir miskin. Daripada kita menghambur-hamburkan harta demi kepuasan utopia, lebih baik kita mencari ilmu sebanyak-banyaknya, lebih baik lagi jika dibarengi ilmu agama. Agar kita selalu mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Jauhilah lingkungan yang mayoritas ingin menyuburkan budaya hedonisme, sebaiknya dukung dan ikutlah kepada amal perbuatan yang sederhana, sesuai dengan kebutuhan, dan tidak berlebih-lebihan. Mulailah dari diri kita sendiri, dan contohkanlah kepada orang lain, karena tugas kita adalah untuk menyampaikan kebaikan. Janganlah kita termasuk sebagai orang-orang yang merugi dengan menutup diri dari kebenaran-kebenaran, dan bergumul dengan perbuatan syetan. Ingatlah ayat: Sesungguhnya Kami menjadikan untuk isi neraka Jahanam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah); mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah);  mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka itu seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (QS al A‘raf [7]:179).

Bookmark and Share
January 31st, 2009

televisi (testimony)

Posted by mixsuperkacau in belief

kesedihan yang mendalam

ratapan tangan anak

cacian ibu

tangisan pura-pura

senyum licik

semua beradiasi

kedalam mata polos

yang menganggap itu fakta

yang mengingkari kesadarannya

balas dendam

hedonisasi

hantu melucu

lucunya kevulgaran

merasuki, merasuk-rasuki

kehidupan yang harusnya terpisah

mengkontaminasi pikiran jernih

menkontrol perbuatan

mendoktrinasi situasi

tivi ku oh tivi

Bookmark and Share
January 22nd, 2009

budayamu budayamu, budayaku budayaku, budaya kita semua

Posted by mixsuperkacau in belief

Budaya memang tak ada habisnya. Masing masing komunitas pasti mempunyai tradisi maupun budaya yang mereka miliki. Mereka saling membanggakan tradisi mereka masing masing. Karena masing-masing pemilik budaya mempunyai alasan tersendiri untuk tetap mempertahankan, melestarikan dan membangga-banggakan budaya mereka.

Budaya yang mereka anggap bisa menjadi jati diri mereka atau cirikhas mereka bisa saja datangnya bukan dari intern mereka sendiri. Bisa saja kekayaan bagi bangsa Indonesia (contohnya) ini datang dari luar yang ingin mendoktrinasi masyarakat tersebut pada dahulu kala karena suatu tujuan.

Islam yang datang ke Indonesia pun begitu. (pengen tau lebih lanjut klik>>http://pajagalan.blogspot.com/2008/02/akulturasi-agama-budaya-dan-islam.html)Kedatangan Islam begitu sarat dengan aroma budaya. Islam datang dengan mempersembahkan kebudayaan-kebudayaan hasil olahan para pembawa agama kita ini untuk masuk dan sesuai dengan budaya bangsa nenek moyang kita dahulu. Penyebaran Islam dengan budaya di Indonesia terbukti sangat efektif. Pendekatan dengan budaya berhasil merasuk ke jiwa secara perlahan-lahan namun dengan efek melekat kuat di sanubari mereka. Hingga kini, budaya itu masih ada. Budaya yang dibawa masuk ke Indonesia sekaligus mengantarkan paham agama Islam yang sampai sekarang masih dipeluk oleh masyarakat Indonesia pada umumnya, juga berpotensi untuk menguatkan iman seseorang.

Islam datang ke bangsa arab pun hampir sama dengan Indonesia. Keindahan sastra bahasa arab pada waktu itu menjadikan al Qur’an yang sekarang kita baca semakin sempurna. Bahasa bangsa arab yang menurut orang sangatlah sulit menjadi bahasa paling penting dalam mempelajari Islam. Ditambah lagi dengan pengembangan-pengembangan modifikasi tanda baca, titik, harakat, dan lain-lain, ilmu tafsir semakin bermacam-macam.

Maka dari itu, di sini saya beranggapan bahwa budaya yang mengiringi munculnya Islam di masing-masing daerah harap dilestarikan seperti dahulu kala, karena bagaimanapun budaya itu sudah mengantarkan kita untuk menuju siratal mustaqim, asal, budaya itu masih dalam praktek-praktek yang dibenarkan oleh hukum Islam.

Jangan telantarkan budayamu di jaman sekarang!!!

Wallahualam

Bookmark and Share
December 2nd, 2008

mencari

Posted by mixsuperkacau in belief

pahit yang kurasa manis yang kuterima

manis ucapanku menyesal harapanku

pahit hidup ini, mempertanyakan lagi manis hidupku

apakah yang kucari

manis

pahit?

ataukah aku tak mencari

atau aku dicari

aku harus bagaimana?

Bookmark and Share
October 21st, 2008

SOmbong

Posted by mixsuperkacau in belief

hari ini masuk kelas lagi

aku berlagak sombong

acungkan jari

berharap sepungut nilai

atau hanya ingin tahu

atau memang aku kritis

kritis

tahu

nilai

apakah sebuah kritis hanya diungkapkan dengan mengacungkan jari?

bagaimana menurut anda?, sebuah kritis yang diungkapkan dengan acungan jari, menurut saya tak ada artinya, coba lihat, mereka yang mengacungkan jari pasti dilanjutkan dengan berbicara bukan? nah mereka berbicara yang bernotasi sebuah pertanyaan, mereka mengungkapkan apa yang ingin mereka tanyakan dengan seksama, dengan memperhatikan kata-kata mereka. salah satu kata saja bisa berakibat fatal bagi mereka, karena itu akan menimbulkan pertanyaan lagi, bisa pertanyaan baik, atau yang buruk, pertanyaan baik bisa menimbulkan ilmu bagi yang lain karena akan mengembangkan wawasan. sedangkan pertanyaan yang buruk (secara perasaan) akan menyebabkan imagenya turun dan seperti orang dungu.

setelah itu pertanyaan mereka dijawab, jawaban sudah dikeluarkan dan mereka menjadi tahu, tahu sesuatu yang sebelumnya belum mereka ketahui, atau sesuatu yang sudah mereka kuasai? (alias kemliti cuma ngetes)

di sesi kemudian, mereka sudah mendapatkan nilai, nilai yang mereka harapkan (tentunya nilai itu berasal dari orang sekitar ketika dia ngacung) adalah reputasi, ilmu baru, pertanyaan baru, dan inspirasi baru tentunya, lainnya terserah anda.

asal tahu saja, salah satu reputasinya adalah kritis.

orang kritis……………semangat yaa!!

agar dunia bangga menjadi tempat hidupmu

Bookmark and Share
March 1st, 2008

people!! Tanta Gharbea is burned!!

Posted by mixsuperkacau in Uncategorized

Aku memicing mata disini
sendiri
memang seharusnya sendiri
menusuk pandangan ke arah hati
melakukan sesuatu penuh obsesi
menyelami kisah lama

Tapi dia
melatih hatinya
menyepi di antara dua urat hati
bersama secara kasat mata

mataku tak memicing lagi
mataku sudah terbuka lebar
mataku bukan plastik transparan
lebih gelap dari hitam sedunia

aku melihat dengan seribu saring
merangkul scene dengan berpikir
menyerap landscape dengan merah, hijau biru
meneliti portrait dengan hitam putih

sehingga bibir dan lidahku kelu
berpikir, melihat, bersembunyi

berisik berisk berisi…..K!!!

aku bukan kesayangan tuhan
juga bukan pijakan kaki setan

tapi aku makhluk penuh harapan
yang cuma berharap pagi datangnya terlambat

note  : bukan siapa-siapa tapi istimewa

Tanta, 2 Maret 2008
pasca termenung membayangkan masa depan

Bookmark and Share
February 19th, 2008

‘Abdul Ma’bud

Posted by mixsuperkacau in Food and Drink

nama diatas adalah sebuah nama kopi. Kopi mesir yang khas dengan kafe-kafe yang sudah melahirkan banyak orang-orang terkenal mesir bahkan sampe presiden pun mungkin minum abdul ma’bud.
nah benda ini yang menemani musim dingin(esepecially), musim panas, gugur, semi, dan musim rambutan (lho?), begitu nikmatnya kopi ini sehingga membuat para mahasiswa al-azhar di mesir sangat takut kalau pagi cepat datang, mereka berharap
PAGI DATANGYA TERLAMBAT. karena malam musim dingin seperti sekarang (waktu nulis tulisan ini) adalah waktu yang tepat untuk menikmati abdul ma’bud, dengan gandengan MUQOROR (kitab diktat kuliah), sebungkus CLEOPATRA pembawa nikmat, dan secuil lidah yang mengharapkan ada orang masak (lagi laper masalahnya). ini semua kita nikmati dengan temaramnya bulan musim dingin di balkon maupun kamar sendiri diiringi musik ataupun tidak.

bagi pecinta abdul ma’bud yang saya hormati. silahkan perjuangkan hak asasi abdul ma’bud (HAAM) anda sekarang juga, karena jika kalian pulang ke arah timur sana (indonesia), maka abdul ma’bud tinggal nama saja!!!

bawalah sekarung paket abdul ma’bud rasa apa saja ke indonesia, sehingga seruputan dan wangi abdul ma’bud masih terasa di rumah anda, apalagi kalau berada diatas gunung yang tinggi, sambil di payungi cahaya merah sunrise. kalahkan kenikmatan anggur kolesom cap orang tua dan selimut hidup asli indonesia, bukannya pengen memberontak, akan tetapi abdul ma’bud sudah ada di hati kita, hati para orang mesir dan pendatangya.

abdul ma’bud engkau kusuka dan kupuja, jayalah engkau dan kondanglah engkau, sehingga khalayak ramai merasakan indah bayangmu

(impian tollabCoffee_roaster
wahistaniy baladuhu)

Bookmark and Share
January 21st, 2008

sekedar diriku saat ini

Posted by mixsuperkacau in Uncategorized

“aku-diriku, obsesi, dan mereka”

sekali lagi aku terbingkai waktu
karena engganku sendiri
masihkah aku dibuai mimpi?
setelah melihat cuplikan yang terobsesi?
setelah sekelilingku meminta
agar keringatku menepati apa yang mereka minta
sekaligus meruangkan harapan dan jerihku
mengunci rapat sejati diriku

pihakku pada mereka
karena mereka diriku ada
supaya nuraniku benar adanya
lepas dari itu dimensiku menuntun mereka
alah lagi pula terbiasa
menjadi objek panduan mereka
tak terasa luka setelah urutan waktu-NYA
melawan setan yang berhasil merabaku
yang setidaknya dulu hiburanku
maaf aku lupa ambisiku
harap tolong lajuku
bukan menuruti himbauan mereka
tapi aku sadar kalau aku terluka
puluhan tahun lamanya
di dunia maya-NYA

tanta,18 januari ‘08

Bookmark and Share
January 11th, 2008

hoo0oligans

Posted by mixsuperkacau in Games

I’m the Most Wanted Racer!!
seminggu pra ujian, aku terus main most wanted, dan jarak antara blacklist 15 (sony) sampai 1 (razor) hanya ditempuh just three days, angka yang menyebutkan bukan?

parah!!

Bookmark and Share
Next Page »